Selasa, 03 Maret 2015

Klausa

Klausa dalam tata bahasa, adalah sekumpulan kata yang terdiri darisubjek dan predikat walau dalam beberapa bahasa dan beberapa jenis klausa, subjek dari klausa mungkin tidak tampak secara eksplisit dan hal ini khususnya umum dalam Bahasa bersubyek nol. Sebuah kalimat paling sederhana terdiri dari satu klausa sedangkan kalimat yang lebih rumit terdiri dari beberapa klausa dan satu klausa juga terdiri dari beberapa klausa.

Klausa sering kali di kontraskan dengan frasa. Sebuah kumpulan kata dikatakan sebagai klausa apabila ia mempunyaiKata kerja finit dan subyeknya sementara sebuah frasa berisi kata kerja finit namun tanpa subyeknyaFrasa kata kerja, atau tidak berisi kata kerja. Sebagai contoh kalimat "Aku tidak tahu kalau kamu membuat lukisan itu", "kamu membuat lukisan itu" adalah klausa dan sebuah kalimat benuh sedangkan "lukisan itu" dan "membuat lukisan itu" adalah sebuah frasa. Ahli Bahasa masa kini tidak membuat perbedaan seperti itu, mereka menerima ide akan klausa non-finit, klausa yang di atur disekitar kata kerja non-finit.

Minggu, 22 Februari 2015

kisahku dalam fana

Berat?
Iyaa kini mulai kurasakan berat yg menyiksa
Entah apa yg saat ini ku tangguhkan
Kesetiaan tlag kuberikan
Kepercayaan tlah ku serahkan
Tapi bagaimana bisa semua itu tak ternilai
Senyum bibir ini terasa berat terangkat
Namun memanglah harus ku coba, meski sering perih yg mendominasi. Tapi jika ku masih mampu tersenyum mengapa tidak ku lakukan itu. Ku pilih jalan ini, jalan yg mungkin membuatku bahagia.

Tetapi mungkin juga bahagia yg tak sempurna
Yang tak habis dipikirku, tiba tiba kasihmu lenyap, tergantikan dg kecemburuan. Kecemburuan yg justru membuatku semakin bingung. Bukankah cemburu tanda sayang? Tapi mengapa tidak untuk kali ini? Serasa sebuah kecemburuan yg tak terkira.
Dan saat kulihat, sebuah kenyataan yg sama sekali t pernah kubayangkan

Entahlah, aku hanya mengira.
Baiknya nanti, aku tau sendiri dari bibirmu.
Dari ucapanmu.
Ku harap tak buatku lebih terluka.
Karna, mimpiku bersamamu belum semua dapat kuraih.

Minggu, 25 Januari 2015

Konferensi Pers Presiden

Konferensi pers yang dilakukan Presiden RI berlangsung sangat singkat, 21.00 WIB Presiden Jokowi di dmpingi 6 anggota Mahkamah Konstitusi. Presiden Jokowi melontarkan konferensinya," kita sepakat harus menjaga kewibawaan sebagai institusi penegak hukum, berikut juga Kejaksaan dan Mahkamah Agung oleh sebab itu jangan ada kriminalisasi. Proses kasus hukum KPK dan Polri harus berlangsung gamblang dan transparan tidak ada yang ditutup- tutupi. Agartidak terjadi interferensi, saya akan tetap mengawasi dan mengawal. KPK dan POLRI saling bahu membahu memberantas korupsi, bertindak benar sesuai dengan Undang - Undang."
Presiden Jokowi selesai memberi sambutan menyalami semua anggota MK lalu meninggalkan ruangan, dan dilanjutkan komentar daei angota MK. yang melontarkan bagaimana pendapat tentang kasus tersebut.

@ekafitrinuraini.blogspot.com

Sabtu, 24 Januari 2015

Respon Mahasiswa

Minggu, 25 Januari 2015 puluhan mahasiswa berjaket Kuning berjalan di sepanjang Jalan Pahlawan Semarang. Jalanan yang saat itu lenggang oleh kendaraan karena tepat dihari minggu bertepatan dengan car free day di kota Semarang.
Mahasiswa UNNES melakukan respon atas ditangkapnya Bambang Widjojanto wakil ketua KPK oleh Bareskrim Polri.
Badan Eksekutif Mahasiswa UNNES ini merespon permasalahan yang dirasakan oleh banyak masyarakat Indonesia.
Mengenai penangkapan BW yang ditangkap tanpa ada penyebab atau kasus yang jelas.

Sabtu, 17 Januari 2015

Siraman

Pengantèn iku sepasang wong(pengantèn putri lan pengantén kakung) ing acara penganténan sing wis nglakoni upacara ijab kabul lan sah dadi pasangan suami istri miturut hukum agama. Pengantén utawa mantèn iku uga biasa diarani raja sedina merga ing dina pawiwahan, pasangan iku disandingaké ingsinggasana utawa pelaminan sing disediaké kusus uga dihiasi kusus. Pasangan pengantèn uga diladéni kusus déning kaluwargané dhéwé-dhéwé uga ngagem rasukan kusus kaya pasangan raja lan permaisuri.

Kamis, 15 Januari 2015

MORFEM



Morfem adalah satuan gramatikal terkecil yang mempunyai makna. Morfem tidak bisa dibagi kedalam bentuk bahasa yang lebih kecil lagi. Dalam tata bahasa Inggris, Morfem berfungsi untuk membedakan kata jamak (plural), kata masa lampau (past tense), dan sebagainya. Tata Bahasa Tradisional tidak mengenal konsep maupun istilah morfem, sebab morfem bukanlah satuan dalam sintaksis, dan tidak semua morfem mempunyai makna secara filosofis .
        Penulisan Morfem dalam studi morfologi, sebuah morfem biasanya dilambangkan dengan mengapitnya di antara kurung kurawal. Berikut ini adalah contohnya :


Mesjid
(mesjid)
Kedua
(ke) + (du)
{(ke) + (dua)}
Berlari
(ber) + (lari)
{(ber) + (lari)}
Menggurui
(meng-) + (guru) + (-i)
{(meng-) + (guru) + (-i)}
 


Morf adalah bentuk terkecil dari morfem yang belum diketahui statusnya dalam hubungan keanggotaan terhadap suatu morfem. Sedangkan alomorf adalah bentuk dari morfem yang sudah diketahui statusnya. Misalnya bentuk {meng-} dalam menggali. Bentuk {meng-} saat belum diketahui status morfemnya disebut morf, tetapi setelah diketahui statusnya yakni sebagai pendistribusi terhadap fonem berkonsonan /g/ maka morf ini disebut alomorf.
Untuk mengidentikasi sebuah morfem perlu dilakukan perbandingan satuan bentuk kata dengan bentuk-bentuk satuan kata yang lain. Sebuah kata bisa dikatakan morfem apabila bentuk satuan katanya bisa hadir sacara berulang-ulang dalam bentuk yang lain [2]. Perhatikan contoh berikut:
1.    Perbandingan Bentuk [kedua]
·        Kedua
·        Ketiga
·        Kelima
·        Ketujuh
·        Kedelapan
·        Kesembilan
·        Kesebelas

Bentuk [kedua] jika dibandingkan dengan contoh diatas dapat disegmentasikan sebagai satuan tersendiri dan mempunyai makna yang sama, yaitu menyatakan tingkat atau derajat. Sehingga bentuk ke pada contoh diatas adalah morfem, karena merupakan bentuk terkecil yang berulang-ulang dan mempunyai makna yang sama.
Sekarang perhatikan bentuk ke pada daftar berikut:
(disini atuaran ejaan tidak diindahkan)
2.   Perbandingan Bentuk ke
·        Kepasar
·        Kekampus
·        Kedapur
·        Kemesjid
·        Kealun-alun
·        Keterminal

Bentuk ke pada contoh diatas juga dapat disegmentasikan sebagai morfem, karena memiliki satuan tersendiri dan mempunyai arti yang sama, yaitu menyatakan arah dan tujuan.
Tetapi, bentuk ke pada contoh pertama tidak sama dan bentuk ke pada contoh kedua. Keduanya merupakan dua buah morfem yang berbeda, meskipun bentuknya sama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, kesamaan arti dan kesamaan bentuk merupakan ciri atau identitas sebuah morfem.
Sekarang perhatikan contoh selanjutnya:
Perbandingan Bentuk tinggal dan ninggal
·        Meninggalkan
·        Ditinggal
·        Tertinggal
·        Peninggalan
·        Ketinggalan
·        Sepeninggal

Dari daftar tersebut terdapat bentuk yang sama yang dapat disegmentasikan dari bagian unsur-unsur lainnya, yaitu bentuk tinggal dan ninggal. Bentuk tinggal dan ninggal adalah sebuah morfem karena bentuk dan maknanya sama. Untuk mengetahui sebuah bentuk adalah morfem, perlu diketahui terlebih dahulu maknanya. Perhatikan contoh berikut:
Perbandingan Bentuk lantar
·        Menelantarkan
·        Terlantar
·        Lantaran
Bentuk "lantar" meskipun terdapat berulang-ulang pada bentuk menelantarkan, terlantar, dan lantaran bukanlah sebuah morfem karena tidak ada maknanya. Menelantarkan dengan terlantar memang masih memiliki hubungan, tetapi bentuk menelantarkan dan terlantar tidak ada hubungannya dengan lantaran.

Rabu, 07 Januari 2015

Kartu Keluarga Sejahtera Jokowi


 
Pemerintah wis ngumumke yen pembagian Kartu Keluarga Sejahtera durung nemoni perkara, nanging isih ana ing ing salah siji daerah ana sing durung kebagian Kartu Keluarga Sejahtera. Sasaran Kartu Keluarga Sejahtera KKS ing Indonesia yaiku limalas yuta. Sitik akeh data sing dienggo yaiku data saka jaman pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, keluarga sing berhak entuk Kartu Keluarga Sejahtera KKS yaiku keluarga sing uwis nduweni Kartu Perlindungan Sosial (KPS). KPS yaiku program kinerja ing jaman pemerintahan SBY. KPS kuwi kartu kang ditujukake kanggo keluarga sing ora mampu, sing durung tau entuk bantuan saka progam – progam sadurunge.
Pembagian Kartu Keluarga Sejahtera KKS ditarget paling suwe yaiku ing akhir taun 2014,kuwi sing diomong dening Jokowi Presiden Indonesia nalika ing Bengkulu nalika ing kantor pos ing Bengkulu. Ing Bengkulu keluarga sasaran Kartu Keluarga Sejahtera KKS ana limalas ewu keluarga, nanging kasunyatane lagi sewelas ewu keluarga sing lagi entuk Kartu Keluarga Sejahtera KKS.
Sasaran panarima Kartu Keluarga Sejahtera KKS, nggunakake data keluarga ora mampu wiwit saka data BPS,kementrian kesehatan, Kementrian Sosial, lan Badan Kependudukan lan Keluarga Berencana Nasional. Nanging saka saben – saben kelompok kuwi mau ana data kang beda, beda isi data kuwi amarga riteria – criteria sing di gunakake uga beda – beda. Data – data sing wis ana mulai ditambahi dening BPS sing saiki wis dikelola tim Nasional lan ditambahi keluarga – keluarga sing durung entuk bantuan lan keluarga sing durung kalebu daftar keluarga kurang mampu.
            Babagan sing kanthi saiki isih dadi pikiran ala warga Indonesia yaiku kayata bab sadurunge yaiku ing jaman pamarintahan SBY. Ing wektu kuwi pembagian BLT ora pas marang keluarga sing bener – bener mbutuhake, lan perkara kuwi ora kedadeyan amung ing siji daerah nanging ana ing pira – pira daerah ing Indonesia.
Kartu Keluarga Sejahtera KKS kuwi wujud progam kang diusulake lan dilakokake dening Presiden Jokowi kasil saka ngurangi subsidi BBM. Ing tangal 18 November 2014 bensin premium mundak rong ewu sing asline nem ewu limangatus dadi wolung ewu limangatus. Ngurangi subsidi BBM ora mung kango Kartu Keluarga Sejahtera KKS nanging kanggo ndandani pembangunan infrastruktur ing Indonesia, uga nindaki program kerja SBY.

Kompas, Kamis, 27 November 2014

            Kang dadi kekarepan warga Indonesia saiki ngenani Kartu Keluarga Sejahtera  KKS yaiku Kartu Keluarga Sejahtera KKS disebar kanthi tepat sapa kang pantes narima bantuan kuwi, ora kaya jaman semana, malahan wong – wong sing wis mulya sing kudune ora pantes entuk bantuan malahan entuk bantuan, nanging keluarga sing samestine entuk malahan ora entuk bantuan. Kuwi dadi PR saben anggota sing dadi pengurus Kartu Keluarga Sejahtera KKS, supaya progam iki ora ana singf dirugikake, lan progam iki bisa migunani kanggo sakabehe.
            Pembagian Kartu Keluarga Sejahtera KKS mbutuhake pengawas – pengawas sing bener – bener jujur, apik saka pihak pemeriksa utawa saka sing narima. Saka pengawas sing nemtukake sapa wae sing pantes diwenehi kuwi kudu pancen bener – bener ngerti kahanan sing sabenere, lan yen saka panarima kudune ya jujur, yen pancen ngrasa mampu yen diwenehi ya luwih apik yen diwenehake kanggo keluarga sing luwih mbutuhake. Amarag bantuan lan progam iki tujuane kanggo nyejahterakake masyarakat. Progam sing apik, tujuan sing apik, kudu didukung karo anggota lan pengurus uga, supaya sakabehane bisa nduweni manfaat lan migunani.